
SURAKARTA – Minggu pagi, 3 Mei 2026, menjadi momentum yang sulit dilupakan bagi ribuan pelari yang memadati Kota Solo dalam gelaran Mangkunegaran Run 2026. Sejak dini hari, atmosfer di kawasan Stadion Manahan sudah dipenuhi energi luar biasa. Para peserta dari berbagai daerah di Indonesia tampak bersiap dengan semangat tinggi, menandai dimulainya salah satu event lari paling ikonik di Indonesia.
Pada tahun ini, Mangkunegaran Run tidak sekadar menjadi ajang olahraga, tetapi juga panggung besar yang memadukan sport tourism, budaya, serta geliat ekonomi kreatif lokal. Ribuan peserta sudah turut menjadi bagian di dalamnya. Tercatat mencapai lebih dari 7.700 pelari yang terbagi dalam kategori 5K, 10K, hingga half marathon, dengan rute yang dimulai dari Stadion Manahan dan berakhir di kawasan bersejarah Pura Mangkunegaran.
Start Pagi yang Penuh Energi. Sejak pukul 03.00 WIB, kawasan start sudah ramai oleh peserta yang melakukan pemanasan. Lampu-lampu stadion yang terang berpadu dengan semangat para pelari menciptakan suasana yang begitu hidup. Tepat saat flag off dimulai, sorak-sorai peserta dan penonton membahana, menandai dimulainya perlombaan.
Pembukaan lomba ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, utamanya yaitu Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegara X atau yang kerap disapa Gusti Bhre. Ditemani oleh Bapak Respati Achmad Ardianto selaku Wali Kota Solo, serta Gubernur Jawa Tengah yaitu Bapak Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K yang turut memberikan dukungan penuh terhadap terselenggaranya event ini. Pada kesempatan ini, beliau juga menyempatkan mengikuti rangkain acara dan berlari bersama peserta sesuai rute yang berlaku. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa Mangkunegaran Run telah berkembang menjadi agenda strategis dalam mempromosikan gaya hidup sehat sekaligus pariwisata kota Solo.
Mangkunegaran Run 2026 berhasil menarik peserta dari berbagai kota di Indonesia. Banyak komunitas lari datang secara berkelompok untuk merasakan pengalaman unik ini.
Terdapat sejumlah titik cheering point yang diisi oleh puluhan komunitas seni turut menyemarakkan suasana. Mulai dari pertunjukan gamelan, tari tradisional, hingga aksi kreatif komunitas muda, semuanya hadir untuk menyemangati para pelari.

Menariknya, di antara deretan cheering point tersebut, tim dari Hotways Chicken turut ambil bagian secara aktif. Mereka tampil kompak dengan dresscode kaos putih dipadukan dengan kain tradisional, menciptakan perpaduan gaya modern dan nuansa lokal yang selaras dengan konsep acara. Kehadiran tim Hotways Chicken di titik cheering ini sukses mencuri perhatian peserta. Sorakan semangat, yel-yel khas, hingga interaksi langsung dengan pelari membuat suasana semakin hidup dan penuh energi.
Hotway’s Chicken juga turut memeriahkan rangkaian cara adeging Mangkunegaran yaitu Mangkunegaran Makan-Makan, booth caravan milik Hotways Chicken. memiliki daya tarik tersendiri yang sukses mencuri perhatian penjunjung sejak pagi hingga malam hari. Konsep booth yang diusung terbilang unik dan menggemaskan. Dengan desain caravan yang lucu dan eye-catching, tenant ini menjadi salah satu spot favorit pengunjung, tidak hanya untuk membeli makanan tetapi juga untuk berfoto.




